Balai Pemuda Surabaya.
Nama Resmi
De Simpangsche Societeit (sering disebut Simpang Club)
Arsitek
Westmaes (Gedung Utama, 1907) dan Biro Arsitek Job & Sprey (Gedung Baru sisi barat, 1929).
Tahun
Mulai dibangun pada tahun 1907.
Fungsi Awal
Pusat rekreasi eksklusif bagi warga Belanda dan elit Eropa untuk berpesta, berdansa, serta bermain bowling.
Gaya Arsitektur
Eklektisisme (perpaduan gaya Renaissance, Neo-Gothic, dan Classic Romanica).
Narasi Deskripsi Sejarah

Gedung ini merupakan saksi bisu transformasi sosial di Surabaya. Awalnya, gedung ini berfungsi sebagai tempat asosiasi para kaum elit kolonial yang menetap di Surabaya. Di dalamnya terdapat ruang makan mewah di mana para warga Belanda menikmati musik piano dan cello.
Namun, setelah proklamasi kemerdekaan tahun 1945, terjadi peralihan kekuasaan yang dramatis. Gedung ini dikuasai oleh Arek-arek Suroboyo yang tergabung dalam Pemuda Republik Indonesia (PRI) dan dijadikan sebagai Markas Pemuda. Meskipun sempat direbut kembali oleh tentara Belanda dalam pertempuran sengit, gedung ini akhirnya jatuh sepenuhnya ke tangan Indonesia pasca-kedaulatan. Sejak 12 Desember 1957, namanya resmi diubah menjadi Balai Pemuda untuk mencerminkan semangat perjuangan pemuda.
1907
Pembangunan gedung oleh arsitek Westmaes sebagai klub rekreasi eksklusif Belanda.
1929
Pembangunan gedung tambahan di sisi barat dengan gaya arsitektur modern oleh Job & Sprey.
1945
Dikuasai oleh PRI dan berfungsi sebagai Markas Pemuda Surabaya.
1957
Penyerahan dari militer kepada Pemerintah Kota Praja Surabaya dan resmi dinamakan Balai Pemuda.
1965
Digunakan sebagai markas KAMI dan KAPPI dalam aksi penumpasan G30S/PKI.
1972
Peresmian Balai Pemuda Mitra setelah renovasi gedung sisi timur.
1980
Pemugaran gedung sebelah barat untuk melestarikan nilai sejarah aslinya.
Sekarang
Berfungsi sebagai pusat kegiatan publik, galeri seni, perpustakaan, dan ikon wisata inklusif Surabaya.
Sumber Nasional
- Ullilazmy, F. S., Bandhawa, R. A., Ibrahim, R. M., & Harmunisa, Y. R. (2023). KARAKTERISTIK ARSITEKTUR EROPA TERHADAP KAWASAN BALAI PEMUDA SURABAYA. ADBE, 2(1), 200–208. https://adbe.upnjatim.ac.id/index.php/adbe/article/view/35
- Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya. Balai Pemuda Surabaya. Portal Data ADINDA. https://disbudporapar.surabaya.go.id/adinda/portaldata/cagarbudaya/detail/balai-pemuda-surabaya
- Richard, B., & Roosandriantini, J. (2023). Identification of colonial architectural style in Majapahit Hotel building and Surabaya Youth Center: Identifikasi langgam arsitektur kolonial pada bangunan Hotel Majapahit dan Balai Pemuda Surabaya. Jurnal ARSIP, 3(1). https://jurnal.arsip.unpand.ac.id/index.php/ARSIP/article/view/38
- Kurniawan, I. ., Perdhana, D. K. ., Ramadhan, L. W. ., & Hidayat, . A. (2024). STUDY OF ADAPTIVE ARCHITECTURE IN THE COMPLEX OF BALAI PEMUDA SURABAYA FROM THE COLONIAL PERIOD TO THE PRESENT. ADBE, 4(1), 81–91. https://adbe.upnjatim.ac.id/index.php/adbe/article/view/89
- Interactive Tourism Website Balai Pemuda Surabaya with Spherical Cameras. (n.d.). https://journal.its.ac.id/index.php/geoid/article/view/1784
